DIA

Ini tentang dia.

Tentang dia yang pernah ada di lubuk hati yang suci. Tentang dia yang dulu menjadi alasan tersenyum untuk gadis malang sepertiku.

Dia hadir disaat aku butuh seseorang, dan dia datang dengan membawa harapan yang baru. Senyumnya, indah bola matanya, kekonyolannya, aroma tubuhnya, cerah wajahnya yang membuat aku semakin terperangkap dahsyat dalam medan magnetnya. Semua berjalan lancar. Hari demi hari, bulan demi bulan, kata demi kata telah terukir di hati. Semua begitu indah.

Tiba akhirnya, setelah semua berubah. Secepat kilat! Hanya dengan mengedipkan mata dan membalikkan telapak tangan saja. Tak kusanka, tak ku duga. Tapi semua terjadi begitu saja. Bisa ku sebut dengan jalan Cerita Tuhan.

Kau pergi, pergi jauh sekali, meninggalkan semua kenangan dan asa yang berubah menjadi debu. Berubah menjadi kenangan. Kau berhasil mencabik-cabik perasaan yang sekian lama tertanam dihati. Kau hancurkan semua angan dan cita-cita yang telah aku rangkai, Dengan mudahnyaa.

Hanya bisa menangis, iya itulah yang aku bisa. Kristal-kristal bening semakin manari-mari di atas pipi, seakan-akan dia tau apa yang terjadi. Itu akhir dari sebuah cerita, akhir dari sebuauh hubungan. Mau apa lagi? semua sudah ku pertahankan. Aku mau memaksa? Itu sama sekali tak mungkin.

Kamu? berbahagilah disana, dengan kisah barumu. Dan tentu saja aku kan memulai kisah baruku. Aku tak mau hidup didalam bayangmu! Tentu saja tidak!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s