PUPUS

Ketika Harapan itu Pupus apa yang kalian rasakan?
Ketika semua menjadi Semu apa yang kalian lihat?
Ketika Kristal Bening itu mengalir deras di pipi apa yang harus kalian perbuat?

Tak bisa berkata apa-apa lagi setalah lembaran yang bertuliskan nama gadis remaja itu dicoret. Matanya mulai melotot. Garis senyum yang biasa terlihat mendadak menjadi garis melengkung, dan matanya mulai terlihat sinis.

Entah apa yang dirasakan saat itu! Tubuhnya mulai bergetar, menahan bulir-bulir itu keluar. Semakin dalam menahan semakin bulir-bulir itu ingin meledak. Ahhh! apa yang telah terjadi.

Gagal! Iyaa gagal! Kata-kata itu semakin bergema ditelinga. Menusuk-nusuk hati. Menyayat tubuh. Menghancurkan sebuah harapan dan cita-cita! Tak tahan menahan rasa yang semakin perih akhirnya bulir itu pecah, seperti tanggul yang terlepas. Deras dan semakin menjadi. Menjerit seakan dunia tak lagi berpihak padanya.

Sudah! Hentikan semua! Teriak sang gadis didalam hati. Aku lelah. Aku Kecewa. Entah siapa yang harus disalahkan!?

Tak apa, akan kucoba lagi nanti! tapi kapan? entahlah…….